SERTIFIKASI WELDER

SERTIFIKASI WELDER

Sertifikasi welder sangat dibutuhkan pada Industri Migas (minyak dan gas) serta panas bumi. Industri ini merupakan kegiatan yang sangat kompleks yaitu kegiatan padat modal, padat teknologi dan sangat berisiko tinggi. Untuk menangani jenis pekerjaan ini sangat diperlukan sumber daya manusia tenaga yang mempunyai kompetensi dengan standar minimal sesuai yang telah ditetapkan.

Seorang pekerja di bidang pengelasan, untuk dapat mencapai tingkat jabatan sesuai dengan yang telah ditetapkan pada Standar Nasional Indonesia Kompetensi Tenaga Juru Las (Welder), dapat diperoleh dengan melalui jalur pengalaman keria, namun diperlukan waktu yang cukup lama. Untuk mempercepat waktu ini bisa ditempuh cara lain ialah memakai jalur pendidikan dan pelatihan. Kebutuhan akan personel pemegang jabatan tenaga Juru Las (Welder) yang mempunyai Kompetensi Kerja Standar di industri minyak dan gas bumi makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi dan padat modal, sehingga pemegang jabatan tenaga Juru Las (Welder) yang mempunyai resiko kecelakaan tinggi haruslah memenuhi syarat. Kompetensi personel ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga Juru Las (Welder) di bidang industri minyak dan gas bumi.

1. JURU LAS / WELDER
Tenaga kerja yang memiliki keahlian dan ketrampilan khusus pengelasan (welder) untuk ditempatkan pada jabatan tenaga teknik khusus sesuai dengan bidang keahliannya atau bidang ketrampilannya sebagai juru las.

2. KUALIFIKASI JURU LAS                                                                                                                                        Pada pekerjaan pengelasan ada berakea ragam, tiap jenis pekerjaan las dilakukan oleh juru las sesuai dengan jenis pekerjaan las yang tercantum pada masing-masing sertifikat juru las. Juru las (welder) digolongkan atas : a. Juru Las Kelas I (satu) b. Juru Las Kelas II (dua) c. Juru Las Kelas III (tiga)

3. MATERI UJIAN PRAKTEK

  1. Untuk Juru Las Kelas I (satu) harus lulus melakukan percobaan las, 1G, 2G, 3G, 4G, 5G dan 6G. (4 Pipa + 4 pelat)
  2. Untuk Juru Las Kelas II (dua) harus lulus melakukan percobaan las, 1G, 2G, 3G dan 4G. (2 pipa + 4 pelat)
  3. Untuk Juru Las Kelas III (tiga) harus lulus melakukan percobaan las 1G dan 2G (1 (pipa + 1 pelat)

4. URAIAN PEKERJAAN
4.1. Juru Las Kelas I (satu) melakukan pekerjaan pengelasan pada sambungan-sambungan pada bagian-bagian yang mengalami tekanan (over druk-over druk) misalnya badan silindris, front, dinding pipa-pipa sebagai penguat, penguat-penguat dinding, plendes sambungan-sambungan pipa dan pipa-pipa bertekanan.

4.2. Juru Las Kelas II (dua) melakukan pekerjaan pengelasan pada tangan, penyangga, isolasi, bagian dari dapur pengapian ketel uap.

4.3. Juru Las Kelas III (tiga) melakukan pekerjaan-pekerjaan las yang tidak menderita tekanan alat-alat bagian luar.

5. PERSYARATAN PESERTA

– Minimal berijazah SLTP/setingkat, memiliki pengalaman kerja 2 tahun                                                                        

– Berijazah SLTA/setingkat, memiliki pengalaman kerja 1 tahun

– Sehat jasmani dan rohani

– Umur sekurang-kurangnya 18 tahun

– Pernah mengikuti dan lulus latihan las dasar atau yang telah memenuhi syarat.

6. Biaya Sertifikasi

Bisa menghubung kami via emai marketing@mandirikaryateknindo.co.id.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *